Tak Memenuhi Syarat, KPU Gugurkan Cabup Petahana di Pilkada Majene

0 Komentar

Rapat pleno penyampaian hasil verifikasi bakal calon di KPU Majene. (Foto: KPU Majene)

PANAHNEWS.com, Majene–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene, Sulawesi Barat, telah mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati.

Keputusan hasil itu dibacakan melalui rapat pleno terbuka penyampaian hasil verifikasi dokumen syarat bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Majene tahun 2020 yang digelar KPU di ruang rapat Kantor KPU Majene, Senin (15/9/2020).

Dari dua bapaslon yang telah mendaftarkan diri sebagai bupati dan wakil bupati ke KPU, bakal calon bupati petahana Fahmi Massiara dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Hal itu berdasarkan dari hasil pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani bapaslon yang dilakukan di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar pada 10-11 September 2020 lalu.

“Iya benar bakal calon Fahmi Massiara TMS, jadi kami diskualifikasi, jadi ini semua kami sampaikan apa yang menjadi kesimpulan dari tim pemeriksa kesehatan. Dan tentunya itu tidak bakal diganggu gugat. Nah sekarang bakal calon yang tidak memenuhi syarat bisa dilakukan penggantian oleh partai pengusung, jadi sementara kami menunggu dari mereka siapa yang akan gantikan,” kata Komisioner KPU Majene Munawir, saat dikonfirmasi, Selasa (14/09/2020).

“Mengenai hal itu kita bisa lihat yang telah tertuang dalam berita acara hasil pemeriksaan kesehatan nomor YR.01.01/XVIII.1/14285/2020 tentang hasil pemeriksaan kesehatan calon pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Majene,” sambung Munawir.

Informasi yang dihimpun, Fahmi diketahui tidak mengikuti beberapa tahapan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Wahidin Makassar. Dari awal Fahmi pun memang sudah diwanti-wanti bakal tidak memenuhi syarat untuk maju sebagai bakal calon Bupati Majene 2020.

Menanggapi hasil itu, Sekretaris Koalisi Assamaleuang bapaslon Fahmi-Lukman, Hamdan, mengatakan, timnya telah menyiapkan pengganti sang petahana di Pilkada Majene.

“Memang dari hasil tes kesehatan itu sudah diprediksi oleh koalisi sebelumnnya, karena saat menjalani tes, kesehatan bapak Fahmi dalam kondisi yang kurang sehat, sakit waktu itu,” katanya.

“Jadi In Syaa Allah, Ibu Fatmawati istri Bapak Fahmi Massiara yang akan menggantikan. beliau juga sudah berpesan agar partai koalisi tetap solid sekaligus mengamanahkan istri beliau untuk menggantikan posisinya,” sambung Hamdan.

Sekedar diketahui, pada Pilkada Mejene tahun ini, terdapat dua bapaslon yang mendaftarkan diri sebagai bupati dan wakil bupati ke KPU, yakni pasangan petahana Fahmi Massiara dan Lukman, serta pasangan Andi Syukri Tammalele dan Arismunandar Kalma.

Bupati Majene, Fahmi Massiara, yang kembali berpasangan dengan wakilnya, Lukman, pada waktu itu terlihat tak hadir saat mendaftar di KPU Majene pada Ahad (6/9/2020).

Tak hanya itu, pada saat mengikuti rangkaian tes kesehatan di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, Fahmi juga absen di tahapan tes psikologi.

Penulis : Ipul
Tulisan ini berasal dari redaksi

0 Komentar