Kabar Baik, Tarif Listrik Diturunkan, PLN: Tanpa Syarat Apapun, Silahkan Dinikmati

0 Komentar

Ilustrasi Petugas PLN. (Foto: Humas PLN).

PANAHNEWS.com–Berbagai upaya pemerintah telah ditempuh untuk terus menjaga daya beli tetap tinggi agar terhindar dari resesi ekonomi pada semester II 2020 nanti.

Seperti halnya yang dilakukan BUMN PLN dengan menurunkan tarif adjustment untuk pelanggan golongan rendah sesuai dengan keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kebijakan tersebut diambil Pemerintah dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat akibat terdampak Covid-19, dan sebagai wujud negara hadir untuk memberikan kemudahan  dan solusi bagi para pelanggan listrik.

“Dengan adanya penurunan ini, pemerintah dan PLN ingin memberikan ruang untuk pelanggan golongan rendah agar dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonominya dan dalam kegiatan kesehariannya,” kata Executive Vice President Communication and CSR PLN, Agung Murdifi dalam keterangannya seperti dikutip pada Ahad (6/9/20).

Menurut dia, listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat saat ini. Seluruh aktivitas masyarakat ditopang oleh pasokan listrik.

Sehingga melalui kebijakan tersebut, maka tarif listrik per/KWh untuk tarif golongan rendah yang sebelumnya 1.467/kWh kini turun menjadi 1.444,70/kWh atau turun 22,5/kWh.  

Agung juga menyebut bahwa penurunan tarif bagi golongan rendah ini tidak menyertakan syarat apa pun.

“Silakan nikmati penurunan tarif ini, dan gunakan listrik PLN dengan nyaman dan tentu saja aman,” ujar Agung.

Adapun calon penerima program tarif listrik turun ini hanya ditujukan pada lima kriteria pelanggan PLN.

Nah, berikut daftar pelanggan PLN yang mendapatkan penyesuaian tarif listrik 2020 dari pemerintah ( tarif listrik PLN turun):
R-1 TR 1300VA
R-1 TR 2200 VA
R-2 TR 3500 VA -5500 VA
R-3 TR 6600 VA
B-2 TR 6600 VA – 200 kVA

Sementara pelanggan rumah tangga daya 450 VA mendapatkan diskon 100% (digratiskan) dan pelanggan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi mendapatkan diskon 50% yang sudah dimulai sejak April 2020.

Selain itu, keringanan juga diberikan pada pelanggan bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA dengan diskon 100%.

Penetapan ini berlaku untuk bulan Oktober sampai Desember 2020.

Untuk diketahui, Pengurangan tagihan listrik antara lain pembebasan tagihan, diskon listrik, penghapusan biaya minimum, dan penghapusan abonemen.

Selain memperluas jangkauan pelanggan, periode pemberian insentif diperpanjang hingga Desember 2020.

Adapun total anggaran untuk program insentif tarif listrik tersebut sekitar Rp 15,39 triliun terhadap 33,6 juta pelanggan PLN.

Penulis : Abd Kahar
Tulisan ini berasal dari redaksi

0 Komentar